UT Korea News

Mengabarkan Peristiwa yang terjadi di Korea Selatan

Wilayah Korea Selatan dan Cuacanya

Korea Selatan adalah negara semenanjung yang terletak di timur Benua Asia. Negara Korea terbagi menjadi dua, dibagian tengah terdapat zona demilitarisasi atau DMZ yang membagi antara negara Korea Utara dan Korea Selatan. Luas Korea Selatan kira kira 984.312 km dan memiliki populasi penduduk sekitar 49,1 juta jiwa. Sekitar 70% dari wilayah Korea terdiri dari daerah pegunungan. Bagian Timur terdiri dari gunung-gunung besar, menjadikan bukit dan tanah datar di bagian Barat. Tiga dari semenanjung dikelilingi oleh perairan laut. Adminitratif pemerintahan daerah Korea Selatan dibagi satu adminitratif. Kota khusus Seoul dan enam kota metropolitan yaitu Incheon,Daejon,Daegu,Gwangju,Ulsan,dan Busan. Terdiri mulai dari sembilan propinsi yaitu: Gyeonggi, Gangwon, Chungcheon Selatan, Chungcheon Utara, Gyeongsan Selatan, Gyeongsan Utara, Jeolla Selatan dan Pulau Jeju.

Seoul adalah ibukota Korea Selatan yang berusia lebih dari 600 tahun dan hingga tahun 1945. Kota ini merupakan kota khusus sejak berdirinya korea dengan populasi penduduk sekitar 11 juta jiwa yang terletak di Barat Laut. Negara dibagian selatan DMZ di sungai Han, yang membagi kota menjadi dua bagian yaitu Gangbuk untuk daerah Utara dan Gangnam untuk daerah Selatan. Seoul adalah pusat kota politik, sosial budaya dan ekonomi di Korea Selatan dan juga menjadi pusat bisnis, keuangan, perusahaan multi nasional dan dan global.

Incheon adalah kota metropolitan dan pelabuhan utama dipesisir barat Korea Selatan. Incheon adalah kota terpenting yang berfungsi sebagi kota pelabuhan dan transportasi di Asia Timur Laut. Bandara internasional Incheon berada yang dibuka pada tahun 2001 dan telah menjadi bandara terbaik di dunia.Wilayah Incheon memiliki 42 buah pulau berpenghuni dan 112 yang tidak berpenghuni. Incheon juga merupakan salah satu tuan rumah piala dunia FIFA 2002 dan tuan rumah SEA GAMES XVII 2014 yang baru-baru ini selesai digelar.

Daejon dikenal secara historis sebagian “hanbat” dalam bahasa Korea berarti ”sawah atau ladang yang luas”. Daejon berawal dari sebuah desa kecil dengan banyak penduduk tahun 1905. Jalur kereta api Gyeongbu mulai dioperasikan dari Seoul ke Busan dengan pemberhentian di Daejon. Oleh sebab itulah Daejon menjadi kota penghubung yang menjadikan Daejon pertumbuhannya begitu pesat. Dewasa ini pertumbuhan populasi Daejon menempati tempat kedua di Korea Selatan setelah Seoul. Daejon Government Complex dibangun sebagai hasil dari populasi Daejon yang bertambah secara dramatis. Daejon merupakan kota ilmu pengetahuan dan tehnologi dimana banyak terdapat tempat penelitian dan institut ilmu pengetahuan dan teknologi Korea atau yang biasa disebut Korea Advanced Institute and Technology (KAIST)

Daegu terletak di “basin” yang dikelilingi oleh pegunungan, Palgong-San di Utara, Biseul-San di Selatan, kaki bukit Gaya-San di Barat, dan deretan satu bukit kecil di Timur. Daegu bercuaca lebih panas dibandingkan tempat korea lainnya pada waktu musim panas. Daegu merupakan kota industri tekstil terkenal, industri mode dan merupakan kota pasar modal.

Gwangju adalah kota terbesar ke 5 di Korea Selatan, kota metropolitan khusus yang berada dibawah kontrol langsung menteri dalam negeri Korea Selatan dan Ibu kota propinsi dari Jeolla Selatan.

Ulsan merupakan kota yang menghadap ke Laut Jepang yang terletak 70 km dari arah Utara Busan yang memiliki luas wilayah 1056,7 km dan merupakan kota industri dan teknik terbesar dengan perusahaan minyak terkemuka. Pabrik pembuatan kapal, mobil, bahan kimia, dan tempat para ahli-ahli teknik termasuk Hyundai motor dan industri besar Ulsan.

Busan adalah sebuah kota pelabuhan dan metropolitan di sebelah Tenggara Korea Selatan dengan populasi penduduk sekitar 4 juta jiwa. Busan juga merupakan kota metropolitan kedua di Korea Selatan setelah Seoul. Kota Busan kaya akan budaya dan tradisi tradisional. Busan dikelilingi oleh lautan di tiga sisi sehingga pesisir kota ini dikenal dengan obyek wisata yaitu Pantai Heundaae.

Walaupun Korea selatan adalah negara dengan wilayah kecil, tetapi memiliki beragam musim. Empat musim yang terdiri dari musim semi, panas, gugur, dan dingin. Daerah pegunungan mempunyai banyak salju di musim dingin yang dipengaruhi oleh angin taifun dari Selatan. Suhu musim semi (Maret – Mei) hangat, diantara 5-20 derajat Celcius bunga sakura membuat musim ini menjadi lebih indah. Suhu musim panas (Juni-Agustus) panas dan lembab. Berkisar antara 20 sampai 30 derajat Celcius dan biasanya turun hujan pada sore hari. Untuk menghindari panas banyak masyarakat korea pergi berlibur atau cuti kerja dan pergi ke pegunungan atau pantai. Walaupun terdapat musim hujan yang terpisah hujan turun dimusim hujan sangat lebat.

Cuaca di musim gugur (September – November ) cenderung terang dan berawan, dan juga gugurnya daun-daun, suhu berkisar antara 5-20 derajat Celcius dan jatuh drastis di pagi atau malam hari. Musim dingin (Desember – Februari) cuacanya sangat dingin sekali, karena dipengaruhi angin yang bertiup dari Siberia, suhu berkisar -1 sampai -16 derajat Celcius. Udaranya sangat kering dan salju turun pada musim ini terutama di pegunungan-pegunungan tempat dimana kita dapat menikmati sky dan kereta luncur sebagai olah raga musim dingin.

Oleh: Totok Wahyudi

south_korea_beauty

Sumber Gambar: http://www.ferryto.ee/South_Korea_Ferries.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 25, 2015 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: