UT Korea News

Mengabarkan Peristiwa yang terjadi di Korea Selatan

Keberangkatan Haji Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan

haji-backpaker

Pengalaman berhaji merupakan pengalaman yang tidak terlupakan tentunya bagi siapa saja yang telah menunaikan rukun Islam yang ke lima ini. Tidak terkecuali bagi para TKI yg beragama islam di Korea Selatan. Tidak seperti di Indonesia yang memang mayoritas penduduknya beragama islam. Korea mempunyai keunikan tersendiri bagi orang yang memeluk agama Islam. Dari berbagai data statistik, jumlah muslim di Korea Selatan kurang dari 1% (~0.4%) dari ~60 juta total penduduk korea. artinya kurang dari 300.000 individu muslim. Jumlah ini pun sudah termasuk dengan para warga asing muslim yang sedang berada di korea untuk bekerja atau menuntut ilmu yang berasal dari negara-negara muslim, seperti Pakistan, Bangladesh, Uzbekistan, Kazakstan, Malaysia, dan Indonesia.

Dengan prosentase jumlah populasi muslim yang relatif tidak terlalu banyak, menunaikan ibadah haji dari Korea Selatan pun menjadi pilihan yang menarik untuk dipertimbangkan. Menarik karena untuk menunaikan ibadah haji dari Korea Selatan tidak ada antrian yang panjang seperti yang dialami oleh negara-negara muslim lainnya. Sebagai contoh di Indonesia jumlah kuota sekitar 215 ribu orang sehingga kita diharuskan untuk menunggu selama 5 sampai 7 tahun (tergantung daerah keberangkatan),Tahun 2013 lalu Korea Selatan kebagian jatah Kuota haji sebanyak 120 Orang, Turun dari kuota tahun 2012 sebanyak 250 orang (penurunan kuota terjadi salah satunya dikarenakan adanya pembangunan di Masjidil Haram) sehingga kuota haji di dunia dipotong hingga 30-50%. Pada tahun 2012 lalu kuota sebanyak 250 itu pun tidak terpenuhi semuanya. Sedang pada tahun 2013 lalu kuota 120 dapat terisi semuanya (berdasarkan informasi dari agen perjalan haji di Korea Selatan).

Haji backpacker ialah haji yang tidak melalui travel agency, sehingga setiap hal yang berkaitan dengan proses haji disiapkan oleh kita, dari mulai tiket pesawat, transportasi, akomodasi, hotel, makan, dan lain sebagainya. Itulah mengapa harganya menjadi lebih murah. Haji backpaker ini pun terinspirasi oleh haji backpaker generasi-generasi sebelumnya yang berangkat tahun 2011,2012,2013 yang kemudian di ubah menjadi Haji Mandiri.

Lalu bagaimana dengan biaya? Untuk biaya sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan di Indonesia. Ongkos Naik Haji biasa atau yang biasa disingkat ONH biasa di Indonesia berkisar sekitar 35-45 juta rupiah. Jumlah ongkos ini bisa turun naik tergantung dari kurs USD saat itu. Lalu bagaimana apabila kita ingin berangkat dari Korea Selatan? Tahun 2012 berkisar 4.2 juta won atau sekitar 42 juta rupiah (kurs KRW ke IDR : 10). Pada tahun 2013 Ongkos ini naik menjadi 4.7 juta won atau sekitar 47 juta rupiah. Dengan pertimbangan itulah maka beberapa orang yang sedang mencari rejeki di Korea Selatan berkeinginan untuk berangkat melalui negara ini.

Perencanaan untuk berangkat haji mandiri, calon jamaaáh haji dapat menyiapkan sebagai berikut (secara berurutan):

  1. Mempersiapkan jenis haji yang akan dijalani, hal ini akan berkaitan dengan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan prosesi (Jenis haji sendiri dibagi tiga,: Haji ifrad, Haji, Tamattu, Haji Qiran).
  2. Tiket Seoul-Jeddah (PP) atau Seoul-Madinah, Jeddah-Seoul
  3. Akomodasi Hotel dan transportasi selama di Arab Saudi
  4. Pembuatan Visa (gratis) (aplikasi dikirimkan satu bulan sebelum bulan Haji, ke kedutaan Haji), dengan Persyaratan
    1. Surat Vaksin meningitis, dan biaya Medical Checkup
    2. Bank Draft atas nama United Agent Office (sekitar 300 USD)
    3. Surat izin dari kantor atau dari kampus untuk pelajar dan pekerja dan surat yang dibuat sendiri apabila wirausaha.
    4. Mengisi formulir di kedutaan saudi
    5. Foto 2 x 3

5. Persiapan lain seperti pembelian pakaian Ihram, sendal gunung, masker, payung, alat cukur, dsb.

**Sebagai catatan tambahan**

  1. Bagi yang ingin apply visa saudi dan namanya hanya satu nama, agar diharuskan untuk membuat nama alias yang terdiri dari namanya dan nama bapaknya sehingga namanya dapat diinput kedalam sistem.
  2. Semoga dapat diteruskan kedepannya bukan hanya di korea tetapi negara-negara lain yang memungkinkan untuk melakukan haji secara mandiri.
  3. Sebagai tips untuk teman-teman yang ingin melaksanakan Haji, agar dapat menabung sebesar ~250 ribu won selama minimal sekitar 1 tahun, sehingga akan terkumpul uang sebesar 3 juta won

Semoga kita semua umat islam dapat melaksanakan ibadah haji yg menjadi rukun islam yg ke 5 ini. Aamiin ya robbal a’lamiin.

Sumber : wawancara dengan Bpk.Ahkmad Basuki alias Bpk.Idayanto (salah seorang TKI dan jamaah haji dari Korea Selatan dan juga seorang takmir di Masjid Sirotol Mustakim, kota Ansan)

oleh Muhammad Saiful Huda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 18, 2015 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: